oleh

Penanganan Covid-19 Dapat Berjalan Beriringan Dengan Pemulihan Ekonomi…….!

-Ragam Info-37 views

Tasikmalaya, BEREDUKASI.Com — WAKIL Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum kembali menekankan, penanganan Covid-19 dapat berjalan beriringan dengan pemulihan ekonomi. Asalkan masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

Hal itu dikatakan Kang Uu saat memberikan sambutan dalam acara “Economic Opinion (EO) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Siliwangi” lewat zoom meeting di Kabupaten Tasikmalaya, beberapa waktu lalu.

“Ekonomi ada progres signifikan. Tapi, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan,” kata Kang Uu.

Geliat Terkait  Sonia J. Penyanyi Beraliran Hiphop R&B ini, Piawai Memainkan Alat Musik Saxophone…….!

“Jika protokol kesehatan tidak dilaksanakan dengan baik, kasus Covid-19 akan terus meningkat dan kegiatan Ekonomi akan kembali terhambat,” imbuhnya.

Kang Uu memaparkan, perekonomian Jabar mulai membaik usai terpuruk pandemi Covid-19. Ekonomi Jabar triwulan III-2020 terhadap triwulan sebelumnya meningkat sebesar 3,37 persen (q-to-q). Secara tahunan (y-on-y), ekonomi Jabar pada triwulan III-2020 mengalami kontraksi pertumbuhan yaitu minus 4,08 persen.

Adapun berdasarkan data Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jabar, implementasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sejak Juli 2020. Mendorong dibukanya kembali kegiatan usaha yang berdampak pada perbaikan kinerja lapangan usaha di Jabar. Seperti Sektor Industri Pengolahan, Perdagangan, Gransportasi dan Penyediaan Akomodasi.

Geliat Terkait  Berperilaku Profesional, Bertindak Profesional Dan Membangun Reputasi Apoteker Secara Profesional……….!

Sejalan dengan hal tersebut, pendapatan masyarakat pulih secara perlahan. Sehingga dapat mendorong konsumsi rumah tangga. Di sisi lain, masih berlanjutnya realisasi investasi, pada triwulan IlI-2020 mendorong pertumbuhan Ekonomi Jabar.

Hingga triwulan III Tahun 2020 atau periode Januari-September 2020. Jabar juga menempati peringkat pertama realisasi investasi dengan total sebesar Rp.86,3 triliun. Jumlah tersebut akumulasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Geliat Terkait  Bravo……Pemkot Bandung Juara Nasional Kompetisi Pengelolaan Pelayanan Publik Se-Indonesia………!

“Terbaru, Pemda Provinsi Jabar bersama Kementerian Perhubungan telah melakukan uji coba bongkar muat produk otomotif di Pelabuhan Patimban, Subang. Ini merupakan sinyal bangkitnya harapan baru perekonomian setelah terdampak pandemi COVID-19,” ucap Kang Uu.

“Dengan dimulainya operasional Pelabuhan Patimban, kegiatan ekonomi di Jabar semakin menggeliat,” imbuhnya. (Ris).

Komentar