oleh

Hati-hati Bayi, Anak-anak dan Manula Rentan Tercemar Plastik BPA……!

Jawa Tengah, GELIATEKONOMI.Com — PLASTIK kemasan mengandung BPA, kembali menjadi sorotan para peneliti. Walau produk senyawa ini sudah digunakan sejak tahun 1960.

BPA (Bisphenol-A), adalah senyawa yang berfungsi menghasilkan Plastik Polikarbonat. Bertujuan membuat jenis plastik kuat, tetap ringan dan terlihat bening. Namun berdasarkan penelitian ditengarai mengandung racun.

“Plastik BPA berbahaya bagi Bayi, Anak-anak dan Manula. Khususnya terbukti dapat mempengaruhi berat badan lahir, perkembangan hormonal, perilaku dan resiko kanker di kemudian hari,” ujar Direktur Klinik Dian Perdana Medika, Jawa Tengah, dr Dian Kristiani, melalui sambungan telepon, Selasa (8/12/2020).

Geliat Terkait  Kapolda Jabar Hadiri Rapat Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi……!

Dian mengingatkan, bahwa bahaya Bisphenol-A yang terkandung di plastik juga. Dapat mengakibatkan Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) Persalinan Prematur.

Namun dalam kehidupan modern, menurut dr. Dian Kristiani, ketergantungan manusia kepada plastik sangat tinggi.

“Harus tahu memilih plastik kemasan. Pilih kemasan plastik yang aman. Tidak mengandung BPA alias BPA Free,” sarannya.

Bahan BPA digunakan mengeraskan plastik, termasuk botol minuman dan kotak tempat makanan yang dapat dipakai ulang. Bahan ini umumnya, terdapat pada Kaleng Susu Formula untuk mencegah Karat, Botol Susu Bayi, dan beberapa perlengkapan Balita.

Geliat Terkait  Pemkot Bandung Akan Membuka Peluang Lelang Kepada Siapapun Yang Punya Keinginan Mengelola Stadion GBLA……!

“Lebih bahaya lagi jika konsumsi sehari-hari yaitu di Galon Kemasan Isi Ulang yang bahan Galon-nya mengandung BPA,” pesan dokter Dian.

Mengutip hasil investigasi Organisasi Jurnalis Dunia yang peduli terhadap lingkungan, Orb Media (orb-media.org), Dian menjelaskan, bahwa dalam air kemasan berpotensi mengandung Zat Kimia yang tercemar Plastik.

“Plastik BPA disarankan tidak lagi dipakai untuk kemasan plastik minuman dan makanan. Apalagi kemasannya digunakan dalam keadaan panas dan dipakai berulang kali. Partikel plastik BPA bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Bahkan berpotensi memicu Kanker,” ujarnya. (Eddie Karsito).

Geliat Terkait  Berlangsungnya Pemilu Di Amerika Serikat Jadi Titik Awal Harga Emas Menguat…….!

Komentar