oleh

Di Tengah Pandemi Covid-19, Bisnis Kuliner “RUBACI” Diluar Dugaan Justru Mengalami Kenaikan Berlipat……!

Bandung, GELIATEKONOMI.Com —
RUBACI alias “Rujak Bakso Kacida” yang hadir sejak tahun 2016 menawarkan Bakso yang juga bisa dirujak dan rasanya ternyata enak banget.

Dengan bumbu lengkap ada dengan rasa pedas, manis, gurih yang membuat Penikmat Kuliner patut mencobanya.

“Rubaci adalah singkatan dari Rujak Bakso Kacida. Dan kami punya “tagline” Kacida Ngaruyna. Adapun Ngaruy yaitu Ngiler karena kelezatan sebuah makanan,” terang Owner dari Rubaci, Amanda Treeshasanti.

Amanda menuturkan bahwa latar belakang membuat Rubaci, karena sebagai Penggemar Bakso ia merasa kurang puas dengan sajian Bakso yang biasa dimakannya. Karena bumbunya kurang lengkap. Dari sana ia bersama kakaknya berpikir untuk melakukan inovasi dengan membuat sajian Bakso. Yang memiliki bumbu lebih lengkap ditambah kacang dan tetap terasa Pedas dengan Asam Manisnya.

“Jenis bumbunya Rujak, untuk Baksonya sendiri kami menggunakan daging sapi, ditambah pula dengan siomay, tahu dan batagor kering. Untuk Aci teksturnya lebih kenyal dan lembut sehingga terasa nikmat ketika dikunyah,” jelasnya.

Geliat Terkait  Festival Pasar Rakyat 2020" Adira Finance, Sarana Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Kreatif, Edukatif Dan Berbudaya……..!

Untuk bahan Amanda mengulas bahwa bahan-bahan yang ada direbus terlebih dahulu. Lalu dikukus agar cita rasanya tetap terjaga.

“Bakso yang kami buat berasal dari bahan tetelan sapi berkualitas tinggi. Dengan komposisi yang sesuai, dan dibuat kecil-kecil agar pas saat memakannya dalam sekali suapan,” tambah Amanda.

Adapun untuk kuah Rujaknya diolah dari bahan kacang tanah, merica bubuk, gula, terasi goreng, bawang putih dan bawang merah. Yang kemudian dihaluskan dan dicampur dengan kecap dan saus tomat serta sambal.

“Selain bakso rujak kami juga punya Vitamicin Rubaci seperti Si Omay Kriuks dengan varian Rasa Original tanpa bumbu, Original Gurih, Pedes Santuy dan Pedes Gila. Ada juga Sebring atau Seblak Kering dengan varian rasa Bumbu Gurih, Bumbu Kacang, Pedes Santuy, Pedes Gila,” paparnya.

Untuk Varian Bakso, Bakso Kumplit semua ada Rujak Bakso Tanpa Kuah berisi bakso masih polos, Tulang Rangu, Keju Klonjotan, Endog- Endogan, Cabe Cabean Ngamuk, Jando Kembang, komplit sagala ada.

Geliat Terkait  Koperasi Bisa Menjawab Tantangan Permodalan Yang Dihadapi Para Perempuan Pelaku UMKM……!

“Satu bungkus terdiri dari Baso Isi dam Baso Tulang Rangu, Siomay Tahu, Batagor Kering, Cabe Bubuk, Taburan Kacang,” tambahnya.

Untuk Bahan-bahan Bakso ada daging sapi, tepung tapioka, garam, bawang merah, bawang putih dan lain-lain.

Sementara untuk Saus Rujak, cabe rawit ada bawang merah, bawang putih dan bumbu rempah racikan Rubaci.

“Nah untuk Bakso Ngojay Bakso Kuah terdiri dari Baso Jando dan Bakso Polos, Cilok, Aneka Keringan Cuanki Lidah, Siomay Tahu, Siomay Mini, Bumbu Kaldu, Sambal, Cabe Bubuk, Jeruk Limau dan Pilus Kencur,” lanjutnya.

Untuk kuah seblak bakso ada bakso polos atau bakso tulang rangu, cilok, aneka macam kerupuk, mie, batagor mini, bumbu seblak, cabe bubuk, jeruk limau.

“Kami juga menghadirkan Cimol yang tidak biasa yaitu Cimol Mozarella dengan varian rasa ayam pedas, bumbu cikruh, bumbu pedas gurih dan Risotol alias Risoles Mantol, rasanya mantap,” jelas Amanda.

Geliat Terkait  APBD Perubahan Pemerintah Kota Bandung Ternyata Menurun Drastis Mencapai Rp.1 Miliar………!

Untuk bakso bisa bertahan 10-14 hari bila disimpan di freezer, dengan kemasan yang tetap tertutup.

Di tengah pandemi Covid-19, sambung Amanda, tajam mencapai Rp.100 juta per bulannya.

“Di tengah pandemi ini di luar dugaan. Kita mengalami kenaikan hingga beberapa kali lipat dari bulan April sampai di bulan Desember. Omzetnya sampai Rp. 60 hingga Rp.100 juta,” ucapnya

Penjualan Rubaci, tidak hanya di Kota Bandung, tapi juga Se- Indonesia bahkan ke beberapa negara di Asia. Seperti Malaysia Singapura, Hongkong dan Taiwan.

‎”Penjualan Rubaci saat ini masih Sistem Online, lewat e-commerce, instragram dan marketplace. Karena tingginya permintaan kami juga membuka kios Rubaci di Akar Creative Space, Jl. Buah Batu No.79, Kota Bandung. Agar pengunjung bisa menikmati langsung Rubaci,” terang Amanda.

Adapun harga dari Rubaci bervariasi dari Rp.20.000,- s/d Rp. 30.000,-. Dan untuk info lebih lanjut bisa di cek di Instagram @rubaci_rujakbakso. (Tiwi Kasavela).

Komentar