oleh

“Festival Pasar Rakyat 2020” Adira Finance, Sarana Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Kreatif, Edukatif Dan Berbudaya……..!

-Ragam Info-32 views

Jakarta, GELIATEKONOMI.Com – PANDEMI mendorong masyarakat untuk menerapkan Protokol
kesehatan serta Adaptasi Kebiasaan Baru, sebagai cara untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Tidak ada yang bisa menghindari kondisi ini, termasuk Pedagang dan Ekosistem Pasar Rakyat
sebagai salasatu pihak yang terkena dampak.

“Bagi kami, pasar rakyat memiliki posisi yang strategis di masyarakat, yaitu sebagai tonggak
perekonomian bagi pedagang. Sekaligus sarana pengembangan Ekonomi Kerakyatan Kreatif,
edukatif dan Berbudaya.

Selain itu, menjadi Etalase kekayaan sebuah Daerah serta “Kamus Hidup” Kuliner Indonesia. Sehingga memberikan karakter pada sebuah kota dan menjadi Destinasi Wisata yang “Unik”,” ungkap Swandajani Gunadi, selaku Direktur SDM & Marketing Adira Finance, dalam
konferensi pers yang digelar secara virtual, Rabu, (4/11/2020).

Sebagai wujud kepedulian kepada Pedagang dan Ekosistem Pasar Rakyat, serta mengemban visi
“Menciptakan Nilai Bersama untuk Meningkatkan Kesejahteraan”. Adira Finance melalui Adira
Finance Syariah, menggelar program CSR bertajuk Festival Pasar Rakyat (FPR) 2020. Yang berlangsung dari bulan November hingga Desember 2020. Bekerjasama dengan Gerakan Pakai Masker (GPM) dan
Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (ASPARINDO).

Kerjasama ini ditandai dengan acara penandatanganan Nota Kesepahaman antara Adira Finance dengan para mitra penyelenggara
acara.

“Sejalan dengan tagline “Sahabat Setia Selamanya” dan dalam rangka HUT Ke-30 Adira Finance.
FPR 2020 akan menjadi saluran untuk memberikan Edukasi mengenai Protokol Kesehatan,
sekaligus mempersiapkan Masyarakat Pasar Rakyat, menuju Era Digital sebagai Adaptasi Kebiasaan Baru.

“Hal ini juga sebagai upaya mendorong Ekosistem Pasar Rakyat. Untuk bangkit dan terus
berkembang di masa pandemi,” tambah Swandajani.

FPR 2020 turut dihadirkan sebagai bagian pendukung kegiatan Festival Kreatif Lokal 2020, sebuah ajang untuk memotivasi pelaku UKM dan
generasi muda. Agar bersama-sama Bangkit Membangun Perekonomian Indonesia.

Geliat Terkait  PT Pos Indonesia Serahkan Bantuan, Pasca Gempa Lombok Tahun 2018…….!

Dalam kesempatan ini, Adira Finance turut memberikan Edukasi Protokol Kesehatan kepada
masyarakat. Dengan Aksi memakaikan Masker pada Logo Resmi di Avatar Media Sosial Perusahaan.

Aksi ini sebagai wujud dukungan, sekaligus pengingat untuk masyarakat. Agar senantiasa
menggunakan Masker sebagai cara untuk mencegah penularan Covid-19.

Pasar Rakyat memiliki posisi yang strategis di masyarakat yaitu sebagai “Tonggak Perekonomian”
Bagi Pedagang sekaligus sarana Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Kreatif, Edukatif dan
berbudaya. Selain itu, menjadi “Etalase Kekayaan” sebuah Daerah serta “Kamus Hidup Kuliner
Indonesia”. Sehingga memberikan karakter pada sebuah Kota, dan menjadi Destinasi Wisata yang
“Unik”.

Mengangkat tema besar #BangkitBersamaSahabat, FPR 2020 mempunyai misi. Untuk
meningkatkan pemahaman para Pedagang, mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Dengan
menerapkan Protokol Kesehatan di lingkungan Pasar Fakyat dan Digitalisasi di Pasar melalui
program Edukasi, Pelatihan dan Pendampingan. Hal ini diperlukan agar usaha yang mereka
jalankan, dapat bertahan dan berkembang sebagai bentuk Adaptasi Teknologi, terutama di masa pandemi seperti saat ini.

Bentuk Edukasi Kesehatan yang diberikan pada program FPR 2020. Adalah terkait pencegahan
Covid-19 pada 30 Pasar yang tersebar di 6 Kota di Indonesia. Diantaranya (Jakarta, Tangerang Selatan, Cirebon,
Yogyakarta, Aceh dan Makassar), dengan cara membagi-bagikan Masker kepada Ekosistem di
Pasar Rakyat.

Kegiatan ini didukung penuh oleh GPM dan ASPARINDO.
Sigit Pramono, Ketua Umum Gerakan Pakai Masker, menegaskan. Bahwa mengajak masyarakat agar disiplin memakai Masker adalah sebuah upaya mengubah perilaku masyarakat dari sebelumnya tidak terbiasa pakai Masker menjadi terbiasa pakai Masker. Jadi harus dilakukan
secara masif, terus menerus, gotong royong, bersama-sama dan melibatkan seluruh unsur
masyarakat, seperti yang kita canangkan hari ini.

Geliat Terkait  Tujuan MoU BPKN Dan SMSI Untuk Meningkatkan Sosialisasi Dan Mengedukasi Masyarakat……..!

“Jika masyarakat, termasuk mereka yang berdagang di Pasar Rakyat disiplin memakai Masker
dengan benar dan Protokol Kesehatan lainnya, yaitu jaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan
sabun di air mengalir. Maka kita bisa mengendalikan pandemi. Bahkan jika di masa-masa
mendatang, jika ada pandemi lagi, dan ini suatu keniscayaan, masyarakat sudah lebih siap. Karena masyarakat sudah memiliki Budaya pakai Masker dan hidup lebih sehat,” ungkap Sigit.

Selain Edukasi Kesehatan, terdapat juga rangkaian pelatihan melalui Webinar yang digelar secara
berkesinambungan untuk peserta di 6 Kota, dengan tema “Yuk, Berdagang Secara Online”. Tema
ini dibuat untuk memberikan sudut pandang kepada pedagang dan ekosistem di Pasar. Mengenai
pentingnya pemahaman akan sarana berdagang secara Digital/ online. Disamping untuk
beradaptasi dengan perkembangan teknologi, hal ini diharapkan turut membantu masyarakat Pasar
Rakyat, untuk tetap dapat berjualan di tengah keterpurukan kondisi Ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Sejalan dengan yang dikatakan Sigit Pramono, Joko Setiyanto, Ketua ASPARINDO menambahkan
bahwa kerjasama Adira Finance, dengan GPM dan ASPARINDO di Pasar-Pasar Rakyat. Sangatlah
penting untuk menjaga kesehatan para Pedagang dan Pembeli serta para Petugas di Pasar Rakyat.
Karena pasar rakyat merupakan salasatu “Lokomotif Ekonomi” terutama di masa pandemi sekarang ini.

ASPARINDO sangat mengapresiasi kerjasama dengan Adira Finance, dalam penyediaan Masker
dan memberikan Edukasi tentang Protokol Kesehatan untuk para Pedagang di Pasar-Pasar Rakyat.

Para peserta yang sudah mengikuti pelatihan di Webinar, selanjutnya akan diarahkan bergabung ke
Forum Komunikasi dalam bentuk grup Whatsapp yang disediakan bagi masing-masing Kota. Dimana
FPR 2020 diselenggarakan dan Facebook Fan Page. Kedua platform ini akan menjadi sarana
pendampingan bagi para Pedagang Pasar Rakyat untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan. Mengenai pengembangan usaha mereka usai pelatihan.

Geliat Terkait  Piyu Sang Gitaris Grup Band Padi, Paling Banyak Menciptakan Lagu……!

Kedepannya, Adira Finance
berencana untuk membangun sebuah inovasi berupa “Pasar Rakyat Corner”. Sebuah aplikasi
berbasis Whatsapp yang rencanya akan ditempatkan di kantor cabang Adira Finance yang lokasinya dekat dengan Pasar Rakyat.

“Kami berharap dengan terjalinnya kerjasama antara Adira Finance dengan Asparindo, “Festival
Pasar Rakyat 2020″, dapat terus digelar secara berkelanjutan.
Sehingga manfaat dari kegiatan ini, dirasakan secara luas. Tidak hanya oleh Ekosistem Pasar Rakyat, namun juga masyarakat luas dan Wkosistem Adira Finance seperti Konsumen dan Mitra Usaha. Sehingga ke depannya, kita dapat bersama-sama memberikan kontribusi terhadap
Kemajuan Perekonomian Indonesia,” jelas Niko Kurniawan Bonggowarsito, selaku Direktur
Penjualan, Pelayanan dan Distribusi Adira Finance.

Disamping acara yang menargetkan Pedagang dan Ekosistem Pasar Rakyat, “Festival Pasar Rakyat
2020″ juga. Menggelar Lomba Fotografi dan Menulis Kreatif dengan tema “Keberagaman di Pasar Rakyat #BangkitBersamaSahabat”.

Lomba digelar untuk mengajak partisipasi masyarakat lewat
Foto dan Karya Tulis, agar turut mendukung keberadaan Pasar Rakyat di Indonesia. Khususnya saat ini karena terdampak pandemi Covid-19.

Untuk Lomba Fotografi, akan digelar secara virtual sehingga peserta dapat mengembangkan
kreativitas mereka dengan cara meng-capture Foto dari Video Kondisi Pasar Rakyat yang akan
disebar melalui channel Youtube Adira Finance.

Sementara Lomba Menulis digelar khusus buat teman-teman Media. Sehingga bisa mengajak masyarakat melalui karya tulisnya agar turut mendukung keberadaan Pasar Rakyat di Indonesia. (Ris).

Komentar