oleh

Bapenda Karawang Menggenjot Pendapatan Daerah Dari Sektor Pajak…….!

-Ragam Info-33 views

Karawang, GELIATEKONOMI – PEMERINTAH Kabupaten Karawang lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Terus menggenjot Pendapatan Daerah dari Sektor Pajak. Hasil Pendapatan Daerah terus membaik, meski masih dilanda pandemi Covid-19.

Menurut Kepala Bapenda Kabupaten Karawang Hadis Herdiana, masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Karawang. Masih belum berakhir, tentunya ini berpengaruh sekali pada Sektor Pendapatan Daerah. Namun, pihaknya tetap optimis dan beberapa strategi juga dilakukan, hasil Pendapatan Daerah sudah mulai membaik.

Geliat Terkait  Bengkel Motor Nirwana Di Purwakarta, Edukatif Dan Inovatif…….!

“Pendapatan di masa pandemi ini cukup maksimal, walaupun beda dengan keadaan normal, tapi ini sudah cukup baik,” kata Hadis, beberapa waktu lalu.

Menurut kata Hadis, awal awal terjadinya pandemi Covid-19, Pendapatan Daerah Kabupaten Karawang. Sempat terjun bebas hampir sekitar 300 Miliar kehilangan pendapatan, setelah di lakukan Refocusing Anggaran.

Namun, setelah PSBB di Kabupaten Karawang berakhir dan memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) berangsur-angsur Pendapatan Daerah terus membaik.

Geliat Terkait  Dul Jaelani Nembak Tissa Biani, Setelah Mendengar Kekasihnya Baca Al Quran……!

Di anggaran perubahan dari target sebesar Rp.762, 662 Miliar, relasisasi saat ini capaiannya sebesar Rp.676,779 Miliar.

“Artinya ini masih relatif normal, karena hanya 18 persen kurangnya. Dan kita masih punya waktu 2 bulan lebih lagi dan optimis akan tercapai,” ujarnya.

Lanjut Hadis, pihaknya terus akan bekerja bahkan sampai menjemput bola. Bagaimana caranya masyarakat yang kena pajak untuk mau membayar.

Geliat Terkait  Karena Belum Stabilnya Ekonomi, TP-PKK Gencarkan Bandung TANGINAS……!

“Bahkan kita lakukan stimulus dengan bebas denda,” katanya.

Potensi memang ada, namun dalam kondisi seperti ini kata Hadis, kalau pihaknya tidak menjemput bola atau menerapkan bebas denda itu akan sulit masyarakat untuk membayar pajak. Apalagi lanjut ia sekarang telah terjadi Cluster Perusahaan.

“Karena pandemi Covid-19 sangat berpengaruh sekali pada Sektor Pajak dan lainnya. Maka strategi jitu harus kita lakukan,” pungkasnya. (Kabarsebelassiberindo).

Komentar